Dampak FOMC Terhadap Pergerakan Market

Kebijakan yang akan di rilis pasca sidang FOMC akan berdampak terhadap pergerakan market dan akan berdampak juga terhadap kondisi ekonomi secara global. Oleh karena itu sidang dan agenda pertemuan tersebut sangat penting dan ditunggu bagi trader. Biasanya sebelum hasil sidang tersebut di publikasikan ke umum maka akan ada nya rumor yang berkembang di market, sehingga membuat pergerakan harga di market cukup aktif.

FOMC (Federal Open Market Committee) adalah pertemuan dari beberapa bank central negara bagian di Amerika Serikat dan dikepalai The Fed, komite ini  terdiri dari 12 anggota Federal Reserve dari masing – masing negara bagain. Mereka mengadakan sidang/pertemuan sebanyak 8x dalam setahun, untuk membahas dan membuat keputusan/kebijakan ekonomi. Hasil dalam pertemuan mereka di rangkum ke dalam “Beige Book”.

Federal Reserve / TheFed memiliki kebijakan dengan tujuan :

*) Menjaga tingkat pengangguran di level paling terendah

*) Target inflasi sebesar 2%.

Hasil keputusan sidang FOMC terdapat istilah atau dampak yang di timbulkan pasca sidang tersebut yaitu:

  • Hawkish, berarti keputusan sidang FOMC mendukung atau mendorong pada rencana pengetatan moneter, atau terhadap pengurangan stimulus moneter; kenaikan suku bunga/Fed Fund Rate atau meskipun pada rapat tersebut sepakat tidak  menaikkan suku bunga. Keputusan bernada hawkish biasanya menyebabkan penguatan Dolar AS.
  • Dovish, berarti keputusan sidang FOMC mendorong pada rencana pelonggaran moneter,atau penambahan stimulus moneter; dan atau penurunan suku bunga/Fed Rate meskipun pada sidang  tersebut sepakat  tidak menurunkan suku bunga. Keputusan bernada dovish biasanya menyebabkan pelemahan Dolar AS.

Market  biasanya bergerak  atas selisih atau perbandingan  antara keputusan rapat FOMC terkini dibandingkan dengan keputusan di sidang sebelumnya, atau membandingkan dengan perkiraan/estimasi yang beredar di market.

Contohnya, sidang FOMC menaikkan suku bunga/Fed Rate, prediksi sebelumnya tidak akan menaikan/suku bunga tetap, maka mata uang Dollar AS  akan menguat/melonjak, sedangkan mata uang lainnya melemah/merosot. Sebaliknya, jika sidang FOMC menurunkan suku bunga/Fed Rate, prediksi sebelumnya tidak akan menaikkan/suku bunga tetap, maka mata uang Dollar akan melemah/merosot, sedangkan mata uang lainnya menguat/melonjak.

Dengan mencermati hasil sidang FOMC seperti yang dijelaskan diatas maka para trader sudah bisa action di market, dengan artian dapat open posisi.

HAPPY TRADING & SALAM PROFIT KONSISTEN