Money Management Forex

Manajemen keuangan (money management) merupakan pilar paling penting dalam trading. Hal terpenting yang harus ada di benak para trader sebelum memulai trading adalah bukan seberapa besar keuntungan/profit  yang akan di raih. Namun yang paling penting adalah seberapa lama trader mampu bertahan di market forex yang sangat kompetitif, hingga akhirnya meraup keuntungan dan kebebasan financial (trading for living).

money management

Apakah strategi trading yang baik akan menjadi tidak penting? Menurut pendapat saya tidak lah demikian. Meskipun banyak trading dimulai dengan menggunakan strategi yang baik,tetapi pada akhirnya mengalami kerugian karena manajemen keuangan yang jelek.

Contoh yang sering di temui dalam trading :

  • Tanpa pasang stop loss (Batasan kerugian)
  • Stop loss terlalu sempit/kecil sehingga mudah terkena sebelum harga berbalik arah sesuai dengan perkiraan awal trader.
  • Stop loss di perlebar terus karena mengharapkan tren akan berbalik arah sesuai dengan perkiraan (trading hopping)

Kunci sebenarnya adalah manajemen resiko yang patut di ketahui dan dijalankan,bila tarder ingin sukses dalam bisnis forex trading.

Metode Money Management apapun pada dasarnya berakar pada pertanyaan mengenai berapa besar dana yang berani Anda risikokan. “Risiko” di sini bisa diartikan risiko loss yang ingin diambil per trading.

Pertama-tama, tentukan dulu jumlah loss maksimal yang sanggup Anda terima. Kita ambil contoh risiko 2% per trading. Jika terjadi loss 3 kali berturut-turut, maka akan rugi sekitar 6%. Apabila trading ke-4-nya menghasilkan profit, maka dengan Ratio 1:3 akan menghapus semua loss kita tadi.

Kasarnya, misalkan Anda memiliki dana sebesar USD1,000 dalam akun trading, dengan risiko 2% per trading, artinya setiap posisi trading harus memasang Stop Loss maksimal setara USD20 dan target profit setara USD60.

 

Kompetisi Live Trading